Kuliah Langsung Kerja di Lampung

Sudah di buka pendaftaran gelombang ke 2.
PROGRAM PERSIAPAN KERJA.

( WORK PREPARATION DEVELOPMENT )

Kuliah Langsung Kerja di Lampung

1. Belajar singkat.
2. Berkualitas
3. Harga Terjangkau.
Mulai PELATIHAN 1 april 2019.
PENEMPATAN KERJA: SEPTEMBER 2019

ayo buruan daftar sekarang

 

itech adalah lembaga pelatihan bisnis dan Digital dari komputer , yang terdapat di Indonesia No 1 dengan Kulaitas terbaik untuk putra putri indonesia

 

Kita sedang menjalani perubahan yang amat/benar-benar/sungguh-sungguh/betul-betul pesat/kencang dalam pelbagai/beragam/bermacam-macam/beraneka/bermacam/berjenis-jenis sisi kehidupan. Sains dan teknologi membikin perubahan pesat/kencang dalam kehidupan manusia. Pada ketika/dikala yang sama, sains dan teknologi juga memberikan efek percepatan pada dirinya sendiri. Alhasil/Akhirnya/Hasilnya/Kesudahannya/Walhasil perkembangan sains dan teknologi terus mengalami percepatan. Percepatannya sendiri tumbuh secara eksponensial.

Konsekuensi dari perubahan pesat/kencang itu ialah/merupakan/yaitu/yakni perubahan pesat/kencang pula pada pelbagai/beragam/bermacam-macam/beraneka/bermacam/berjenis-jenis pola kehidupan. Pada zaman saat/dikala aku kuliah di Jepang 20 tahun yang lalu, aku masih berkirim surat untuk memberi info/informasi/berita/isu pada keluarga di Indonesia. Tetapi/Melainkan/Namun, ketika/dikala itu bahkan/malah/malahan aku mulai menikmati bahwa surat itu mulai sia-sia. Surat yang aku tulis itu perlu waktu dua pekan untuk hingga ke tujuan. Sebelum dia tiba aku kadang telah menelepon, menginfokan/menginformasikan/memberitakan hal yang sama dengan isi surat. Isi surat jadi basi saat/dikala hingga. Profesi/Pekerjaan membikin aku malas menulis surat.

Sedangkan/Padahal/Meskipun/Walaupun dapat menelepon, tarif sambungan telepon masih amat/benar-benar/sungguh-sungguh/betul-betul mahal. Sebab itu aku tak dapat acap kali/sering kali/tak jarang/kerap/kerap kali-acap kali/sering kali/tak jarang/kerap/kerap kali menelepon. Kini kondisi/situasi benar-benar berbeda. Orang-orang Indonesia yang tinggal di mana bahkan/malah/malahan di muka bumi bisa bertukar info/informasi/berita/isu dengan keluarganya di Tanah Air secara instan. Tak cuma dengan teks dan bunyi, tetapi/melainkan/namun sekalian dengan gambar. Seorang ibu dapat mengajarkan si kecilnya/buah hatinya yang tinggal di luar negeri memasak, seakan mereka berdua sedang berdekatan.
Banyak hal yang berubah, termasuk mata pencarian manusia. Sepuluh tahun yang lalu kita harus/seharusnya/semestinya/patut/sepatutnya/wajib ke biro perjalanan untuk membeli karcis pesawat. Kini tak lagi. Kita dapat membeli karcis lewat/via/melewati HP. Demikian pula dengan pengorderan hotel, dan sewa kendaraan. Apa alhasil/akhirnya/hasilnya/kesudahannya/walhasil? Pelan biro-biro perjalanan akan tutup. Pekerjaan petugas penerbit karcis akan sirna. Segala/Seluruh itu akan dilakukan/dilaksanakan/dijalankan oleh komputer.

Kita dahulu belanja ke pasar, supermarket, dan department store. Kini telah beralih beberapa menjadi belanja online. Alhasil/Akhirnya/Hasilnya/Kesudahannya/Walhasil, kios/warung-kios/warung banyak yang tutup. Pasar kerja untuk pramuniaga menjadi makin kecil. Suatu ketika/dikala nanti kendaraan tak perlu lagi disetir oleh manusia. Karenanya pada ketika/dikala itu pekerjaan sopir akan hilang. Dengan makin berkembangnya uang elektronik, profesi mengelola uang dalam bentuk/format jasmani/jasmaniah/lahiriah akan makin berkurang. Nanti jasa pengamanan transportasi uang akan meredup.

Tak cuma pekerjaan yang mengandalkan energi/daya/kekuatan kasar yang akan berkurang atau hilang. Pekerjaan yang mengandalkan intelektualitas bahkan/malah/malahan akan termakan/tergoda. Pekerjaan yang melibatkan perhitungan semisal/seumpama/umpamanya/contohnya, akan termakan/tergoda. Kini dibutuhkan banyak akuntan untuk melaksanakan/menjalankan/mengerjakan pencatatan, perhitungan, dan audit. Mengapa mereka dibutuhkan? Sebab selama ini data diproduksi di atas kertas. Pelan data itu direkam dengan komputer. Untuk mengolahnya, masih dibutuhkan manusia. Demikian pula untuk memeriksa kebenarannya, serta menentukan/menetapkan/memutuskan/mempertimbangkan ada tidaknya kecurangan.

Dalam waktu dekat, segala/seluruh itu akan dilakukan/dilaksanakan/dijalankan oleh komputer. Komputer akan menggantikan banyak profesi akuntansi. Suatu ketika/dikala nanti audit tak perlu lagi dilaksanakan/dijalankan/dikerjakan oleh pengaudit. Dia akan dilaksanakan/dijalankan/dikerjakan oleh komputer secara real time.

Dalam menghadapi perubahan itu orang acap kali/sering kali/tak jarang/kerap/kerap kali kuatir/cemas akan terjadi pengangguran secara luas. Faktanya memang demikian itu/semacam itu/seperti itu. Saat/Dikala kios/warung tutup, karyawannya berubah jadi penganggur. Saat/Dikala energi/daya/kekuatan manusia di pabrik diganti dengan mesin, karyawannya akan menganggur. Jadi, apakah akan lebih banyak menganggur di masa depan?

Jawabannya tak. Teknologi tak cuma mewujudkan/menjadikan/menghasilkan metode/sistem kerja baru, tetapi/melainkan/namun juga ekonomi baru. Dahulu dibutuhkan banyak kuli pikul untuk mengangkut barang. Kini di pelabuhan modern tak lagi perlu ada kuli pikul. Barang-barang diangkut dengan forklift. Tapi/Tetapi/Melainkan, itu tak berarti manusia jadi menganggur sebab adanya forklift. Forklift membikin industri logistik berkembang jadi lebih besar, menjadi raksasa. Volume barang yang dikelola menjadi amat/benar-benar/sungguh-sungguh/betul-betul besar. Dibutuhkan lebih banyak manusia untuk mengelolanya, jauh lebih banyak dari masa saat/dikala forklif belum diterapkan/dipakai/diaplikasikan.

Sama seperti di dunia konstruksi. Dahulu dibutuhkan banyak tukang aduk semen. Kini energi/daya/kekuatan itu nyaris tak dibutuhkan. Tetapi/Melainkan/Namun, skala konstruksi menjadi raksasa. Volume profesi konstruksi tumbuh menjadi ribuan kali lipat. Alhasil/Akhirnya/Hasilnya/Kesudahannya/Walhasil diperlukan lebih banyak manusia untuk berprofesi.

Teknologi senantiasa mewujudkan/menjadikan/menghasilkan ekonomi baru dalam skala lebih besar. Aplikasi pengorderan liburan/tamasya memang membikin pekerjaan penerbit karcis di kantor biro perjalanan berkurang, pun/malah/malahan suatu ketika/dikala nanti akan hilang. Tetapi/Melainkan/Namun, coba kita amati/observasi alangkah luasnya industri liburan/tamasya kini. Kini orang dengan gampang dapat punya penginapan untuk dijual. Bermodal sebuah rumah pun/malah/malahan satu kamar, orang dapat punya usaha penginapan. Urusan pemasaran, penanganan pengorderan, dapat dilaksanakan/dijalankan/dikerjakan oleh komputer.

Beriringan/Berbarengan dengan berkembangnya teknologi, kita menyaksikan tumbuhnya pelbagai/beragam/bermacam-macam/beraneka/bermacam/berjenis-jenis wujud/format ekonomi baru. Profesi/Pekerjaan akan menimbulkan pelbagai/beragam/bermacam-macam/beraneka/bermacam/berjenis-jenis pekerjaan baru. Sekarang/Kini yang lama akan sirna, tetapi/melainkan/namun akan diganti dengan profesi baru. Jadi tak perlu kuatir/cemas soal akan meningkatnya pengangguran dampak/pengaruh/imbas perkembangan teknologi. Profesi/Pekerjaan tak akan terjadi.

Tentu saja akan ada orang menganggur. Ini ialah/merupakan/yaitu/yakni orang-orang yang tak dapat menyesuaikan diri/mengikuti keadaan. Tukang pikul seharusnya/semestinya/patut/sepatutnya/wajib/mesti menyesuaikan diri/mengikuti keadaan, berubah jadi operator forklif. Untuk itu dia seharusnya/semestinya/patut/sepatutnya/wajib/mesti menambah keterampilan baru. Profesi/Pekerjaan nilai/skor pentingnya. Teknologi menuntut manusia untuk terus belajar. Zaman dahulu tukang ojek tak butuh telepon. Jadi tak persoalan/problem/dilema/keadaan sulit/situasi sulit/permasalahan jika/jikalau/bila/apabila/seandainya/sekiranya ia tak dapat menelepon. Kini untuk jadi tukang ojek saja seseorang harus/seharusnya/semestinya/patut/sepatutnya/wajib pintar/jago/pandai/piawai/terampil/trampil menerapkan/memakai/mengaplikasikan telepon genggam.

Para orang tua/ayah dan ibu/ayah dan bunda/bapak dan ibu tak boleh lagi memaksakan mimpi mereka pada si kecil/buah hati-si kecilnya/buah hatinya. Seorang yang bekerja akuntan tak dapat lagi memaksakan supaya si kecilnya/buah hatinya kelak jadi akuntan pula. Boleh jadi ketika/dikala itu kelak pekerjaan itu telah tak ada lagi. Pekerjaan yang dijalani si kecil/buah hati-si kecil/buah hati kita kelak boleh jadi ialah/merupakan/yaitu/yakni pekerjaan yang belum ada kini, pun/malah/malahan belum dapat kita bayangkan kini.

Dunia sedang berubah dengan pesat/kencang. Yang dapat bertahan ialah/merupakan/yaitu/yakni yang dapat berubah cocok/layak/pantas perkembangan itu. Yang tak dapat akan tersingkir. Sebab itu di masa depan keterampilan yang paling penting ialah/merupakan/yaitu/yakni keterampilan belajar. Makin pesat/kencang seseorang sanggup/cakap/kapabel belajar sesuatu yang baru, makin unggul ia. Sebab itu pengajaran harus/semestinya/patut/sepatutnya/wajib/mesti membangun kesanggupan/kecakapan si kecil/buah hati-si kecil/buah hati untuk belajar, melaksanakan/menjalankan/mengerjakan eksplorasi, menemukan sendiri, pun/malah/malahan mewujudkan/menjadikan/menghasilkan pengetahuan baru. Bukan menghapal info/berita/kabar/isu lama.

 

INFO LEBIH LANJUT.
1. Daftar Online : bit.ly/daftaronlineitech
2. Telp / WA : 0821 7706 6400

 

Please rate this

Admin
Admin